
Sapa Seluruh Pilar Sosial Di Jatim. Gubernur Khofifah: Pilar Sosial Merupakan Ujung Tombak Penanganan Masalah Sosial
- 28 Maret 2025
- 6 Like
- Dinsos Jatim
SURABAYA - Sore itu, Kamis (28/3/2025) suasana di Gedung Negara Grahadi Suarabay terasa hangat dan penuh keakraban. Dalam semangat kebersamaan yang kental, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyambut ratusan pilar sosial dari berbagai penjuru provinsi. Dengan penuh kehangatan, ia menyapa mereka—para pejuang tanpa tanda jasa yang bekerja di belakang layar demi kesejahteraan masyarakat.
Di antara keramaian, tampak para anggota Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Taruna Siaga Bencana (Tagana), Jatim Social Care (JSC), serta Sumber Daya Manusia Pendamping Keluarga Harapan (SDM PKH). Mereka hadir bukan sekadar sebagai tamu, melainkan sebagai bagian dari keluarga besar yang memiliki satu visi, yakni mewujudkan masyarakat Jatim yang sejahtera.
Khofifah, yang malam itu berbuka puasa bersama para pilar sosial, menyampaikan apresiasinya yang tulus. Ia paham bahwa kerja keras mereka sering kali tidak tersorot media, namun dampaknya begitu nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. “Segala yang dilakukan oleh pilar sosial ini jauh dari pemberitaan, tapi mereka adalah pahlawan yang sesungguhnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tutur Khofifah dengan nada penuh penghargaan.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pilar sosial dalam memberikan pelayanan terbaik. “Kami ingin memastikan bahwa semua permasalahan sosial di Jatim bisa ditangani dengan cepat dan tepat melalui kerja sama yang erat antara pemerintah dan para pilar sosial,” ujarnya.
Kisah-kisah perjuangan mereka begitu menyentuh. Dari membantu korban bencana alam, merangkul mereka yang hidup dalam kemiskinan, hingga masyarakat yang memang membutuhkan pelayanan sosial. Semua itu dilakukan dengan ketulusan yang mendalam.
Sementara itu, Kepala Dinsos Jatim, Dra Restu Novi Widiani MM, turut menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian Gubernur Jatim kepada para pilar sosial. Baginya, momen ini bukan hanya sekadar temu kangen, tetapi juga pengingat bahwa kerja keras mereka dihargai. “Dinsos Jatim tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh mereka, para pilar sosial, untuk terus bersinergi dalam menyelesaikan berbagai permasalahan sosial di Jatim,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan komitmen Dinsos dalam meningkatkan kesejahteraan sosial di Jatim. “Kami akan terus berupaya meningkatkan kolaborasi dan inovasi dalam memberikan pelayanan sosial. Dengan adanya dukungan dari pilar sosial, kami yakin kesejahteraan masyarakat Jatim akan semakin meningkat,” tambahnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Imam Hidayat SSos MM, serta Kepala Pelaksana BPDB Gatot Soebroto SE MPSDM. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam membangun kesejahteraan sosial di Jawa Timur.
Sore itu, bukan hanya hidangan buka puasa yang menghangatkan hati, tetapi juga kebersamaan dan rasa saling mendukung. Para pilar sosial kembali ke daerah masing-masing dengan semangat yang lebih membara, membawa pesan bahwa mereka tidak sendiri dalam perjuangan ini. Dengan sinergi yang semakin erat, harapan untuk masyarakat Jatim yang lebih sejahtera, adil, dan makmur bukan lagi sekadar impian, melainkan kenyataan yang terus diperjuangkan.(qal)