
Dinsos Jatim Gelar Apel Terakhir Jelang Cuti Lebaran 2025. Kadinsos Jatim: Layanan Masyarakat Harus Diletakkan Diatas Kepentingan Segalanya
- 27 Maret 2025
- 9 Like
- Dinsos Jatim
SURABAYA – Matahari pagi menyinari halaman kantor Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Timur. Suasana berbeda terasa di sana. Seluruh pegawai, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Tidak Tetap dengan Perjanjian Kontrak (PTT-PK), security, hingga cleaning service, berkumpul dalam apel terakhir sebelum memasuki masa cuti Lebaran. Namun, satu hal yang pasti, bagi mereka yang bekerja di Dinsos Jatim, cuti bukan berarti benar-benar libur.
Dibuka dengan penuh semangat, apel dipimpin langsung oleh Kepala Dinsos Jatim, Dra Restu Novi Widiani MM. Dengan suara tegas namun penuh empati, ia mengingatkan bahwa Dinsos Jatim adalah lembaga sosial yang harus tetap hadir kapan pun masyarakat membutuhkan. Baginya, pelayanan publik bukan sekedar pekerjaan, melainkan pengabdian.
“Dinsos Jatim merupakan instansi yang tidak boleh libur, sebab keberadaannya sangat diperlukan oleh masyarakat luas. Setiap waktu yang kita miliki selalu ditunggu oleh mereka yang membutuhkan,” ujarnya. Kata-kata itu mengisyaratkan dedikasi yang mendalam dari seluruh pegawai yang mengemban tugas di instansi ini.
Tidak sekadar memberi arahan, Novi juga menegaskan bahwa dalam kondisi apapun, pelayanan harus berjalan lancar. Ia meminta para administrator dan ketua tim untuk tetap on call selama libur, siap bergerak kapan saja ketika ada masyarakat yang memerlukan bantuan.
“Kalau lari, semua harus lari. Kalau melompat, semua harus melompat untuk meraih peluang baik di depan. Harus bekerja luar biasa, jangan hanya biasa saja,” ucapnya dengan semangat yang membara.
Bagi sebagian orang, hari libur mungkin berarti waktu untuk beristirahat dan berkumpul bersama keluarga. Namun bagi Dinsos Jatim, ini adalah panggilan hati. Tidak ada tempat untuk keterlambatan dalam pelayanan, tidak ada masalah yang dibiarkan tanpa penyelesaian. Itulah prinsip yang terus dipegang oleh seluruh pegawai Dinsos Jatim.
Momen apel terakhir ini juga diisi dengan penghargaan bagi mereka yang telah menunjukkan kinerja luar biasa. Novi menyerahkan penghargaan kepada karyawan terbaik tahun 2024 serta karyawan terbaik bulan Januari dan Februari 2025. Penghargaan ini bukan hanya sekedar simbolis, tetapi juga bentuk apresiasi bagi mereka yang telah bekerja dengan sepenuh hati.
Tak hanya itu, security dan cleaning service yang selama ini menjaga kenyamanan dan keamanan kantor juga mendapat perhatian khusus. Novi menyerahkan bingkisan sebagai bentuk terima kasih atas kerja keras mereka. Tak ketinggalan, pegawai yang berulang tahun pada bulan Februari dan Maret 2025 turut mendapatkan hadiah spesial.
Di akhir apel, suasana haru menyelimuti. Novi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pegawai Dinsos Jatim. Dalam momen refleksi sebelum cuti Lebaran ini, ia ingin memastikan bahwa segala sesuatu berjalan dengan baik dan semua orang merasa dihargai.
“Dalam momen apel terakhir ini, kami haturkan mohon maaf lahir batin atas segala apa yang saya lakukan. Tapi percayalah, akan mendapatkan hasil baik di kemudian hari,” tuturnya dengan penuh ketulusan.
Di tengah euforia menyambut Hari Raya Idul Fitri, Dinsos Jatim tetap menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan. Dedikasi mereka adalah cerminan bahwa bekerja di dunia sosial bukan sekedar profesi, tapi panggilan jiwa.
Di balik kebahagiaan yang dirasakan oleh banyak orang saat berkumpul dengan keluarga di hari raya, ada orang-orang yang tetap bekerja untuk memastikan tidak ada yang terlupakan. Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang bekerja dalam senyap, memastikan bahwa kesejahteraan sosial tetap terjaga.
Dan bagi mereka, kebahagiaan sejati adalah melihat masyarakat yang mereka layani mendapatkan haknya, kapanpun dan dimanapun. Sebab bagi Dinsos Jatim, melayani adalah tugas yang tidak mengenal kata libur.(qal)