Jelang MPLS, Gubernur Khofifah Sapa dan Bekali Semangat kepada Calon Siswa SR Permanen Di Sampang
- 22 Juli 2026
- 0 Like
- Dinsos Jatim
SAMPANG – Menjelang dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau kesiapan Sekolah Rakyat (SR) Permanen di Sampang, Selasa (21/7/2026) sore. Didampingi Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jatim Dra. Restu Novi Widiani, MM, orang nomor satu di Jatim itu memastikan kesiapan sarana dan prasarana SR Permanen sebelum para siswa memulai tahun ajaran baru.
Gubernur Khofifah mengungkapkan, SR Permanen di Sampang merupakan SR terluas di Indonesia. Bahkan fasilitasnya cukup lengkap, ada asrama, ruang belajar, masjid hingga arena olahraga yang megah. “SR Permanen di Sampang ini merupakan SR Terintegrasi, artinya mencakup SD, SMP dan SMA. Hari ini masih progres pembangunan, insyaallah empat hari lagi sudah 100 persen, semua sudah terukur karena pengerjaan SR Permanen di Sampang dilakukan dengan tiga shift,” jelasnya.
Menurutnya, SR menjadi bagian yang sangat penting untuk menyambut generasi emas 2045. Bahkan SR dinilai menjadi strategi yang paling efektif dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.
Dalam peninjauannya, Gubernur Khofifah berkeliling melihat ruang belajar dan asrama siswa untuk memastikan seluruh fasilitas siap digunakan. Menariknya, usai meninjau asrama dan ruang belajar, Gubernur Khofifah mengajak seluruh calon siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA berjalan mengelilingi lapangan sepak bola bertaraf internasional, yang menjadi salah satu fasilitas unggulan SR Permanen di Sampang.
Sepanjang berkeliling, Gubernur Khofifah berdialog langsung dengan para calon siswa. Ia menanyakan asal daerah, cita-cita, hingga semangat mereka mengikuti pendidikan di SR Permanen di Sampang. Pada kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah turut menyerahkan paket perlengkapan sekolah berupa alat tulis, mukena bagi siswi, serta sarung bagi siswa sebagai bekal menyambut tahun ajaran baru.
Kepada para siswa, Gubernur Khofifah mengingatkan agar memanfaatkan kesempatan belajar di SR dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, pendidikan menjadi jalan bagi anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih baik. "Anak-anak harus belajar dengan sungguh-sungguh karena kesempatan ini adalah jalan untuk meraih masa depan yang lebih baik, membanggakan keluarga, dan menjadi generasi yang mampu membawa perubahan," ujarnya.
Perlu diketahui, SR Permanen di Sampang dibangun di atas lahan seluas 8,4 hektare. Saat ini, sebanyak 224 calon siswa asal Kabupaten Sampang telah terdaftar, terdiri atas 27 siswa SD, 108 siswa SMP, dan 89 siswa SMA.
Sementara pada saat MPLS dimulai pada 31 Juli mendatang, SR Permanen di Sampang juga akan semakin ramai dengan bergabungnya siswa dari kabupaten lain di Madura melalui skema titipan, yakni 30 siswa SMP dari Pamekasan, 16 siswa SD dan 30 siswa SMP dari Bangkalan, serta 3 siswa SD dan 30 siswa SMP dari Sumenep.
Lebih lanjut, Gubernur Khofifah mengungkapkan Jatim menjadi provinsi dengan jumlah SR permanen terbanyak di Indonesia, yakni 18 SR permanen dari total 93 SR permanen secara nasional. "Pada tahun lalu, Jatim juga menjadi provinsi dengan jumlah Sekolah Rakyat rintisan terbanyak di Indonesia, yakni sebanyak 26 sekolah," terangnya.
Bagi para calon siswa, SR menjadi kesempatan untuk membuka lembaran baru. Salah satunya disampaikan seorang calon siswa SR Permanen di Sampang, Nurul Latifah, yang mengaku ingin belajar lebih giat agar dapat mewujudkan cita-citanya menjadi dokter.
"Saya senang sekali bisa diterima di SR karena ingin belajar lebih giat. Apalagi fasilitasnya sangat bagus. Suatu hari nanti saya ingin menjadi dokter agar bisa membantu masyarakat berobat," tuturnya.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pengecekan akhir kesiapan SR Permanen di Sampang menjelang pelaksanaan MPLS pada 31 Juli mendatang. Dengan dukungan fasilitas yang memadai serta semangat yang diberikan Gubernur Khofifah kepada para calon siswa, diharapkan proses pembelajaran di SR dapat berjalan optimal sejak hari pertama.(qal)





