Dorong Ketaqwaan Lansia, Pemprov Jatim-UPT PSTW Banyuwangi Rutin Ajak Penerima Manfaat Membaca Tahlil dan Doa Bersama

  • 06 November 2026
  • 1 Like
  • Dinsos Jatim

BANYUWANGI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim melalui Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Sosial Tresna Werdha (UPT PSTW) Banyuwangi, Dinas Sosial (Dinsos) Jatim menyelenggarakan kegiatan bimbingan mental spiritual bagi para Penerima Manfaat lanjut usia (lansia), Kamis (05/11/2026). 

Kegiatan rutin mingguan setiap malam Jumat ini dilaksanakan selepas ibadah sholat Maghrib berjamaah. Para lansia diajak untuk melaksanakan pembacaan tahlil dan doa bersama yang bertempat di Masjid Al-Qodiri lingkungan panti. 

Ibadah spiritual ini dipimpin langsung oleh tokoh agama setempat yang diundang oleh pihak panti untuk membimbing jalannya doa bersama. 

Seluruh Penerima Manfaat tampak khidmat membaca lantunan ayat suci Al-Qur'an serta kalimat thayyibah secara bersama-sama. 

Selain pembacaan tahlil, agenda pembinaan ini juga diisi dengan penyampaian tausiyah singkat. Sambil menantikan datangnya waktu sholat Isya berjamaah, para Penerima Manfaat mendengarkan pesan keagamaan mengenai pentingnya rasa syukur dan keikhlasan menjalani masa tua. 

Suasana kebersamaan yang terjalin erat di dalam masjid semakin menguatkan ikatan kekeluargaan antar sesama lansia di lingkungan panti.

Kepala UPT PSTW Banyuwangi, Wahjukartika Anggarawati, S.P., menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan setiap malam Jumat ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan ketaqwaan para Penerima Manfaat.

"Kegiatan tahlilan dan tausiyah ini bertujuan untuk memberikan ketenangan jiwa serta memperkuat iman para PM kami. Kami berharap kegiatan keagamaan rutin ini dapat menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus mengisi waktu dengan hal yang bermanfaat. Dukungan moril seperti ini sangat penting untuk menjaga kesehatan mental dan spiritual para Penerima Manfaat," ungkapnya.

Melalui pembinaan keagamaan seperti ini, UPT PSTW Banyuwangi secara konsisten mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan ke dalam pelayanan sosial agar para lansia senantiasa merasa terlindungi dan memiliki mental spiritual yang kokoh.(yog/qal)

Share the post