Pemprov Jatim-UPT RSBL Pasuruan dan SMK Kesehatan Sakinah Edukasi Penerima Manfaat tentang Pentingnya Kepatuhan Minum Obat dan Bahaya Merokok
- 31 Juli 2026
- 9 Like
- Dinsos Jatim
PASURUAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim melalui Unit Pelaksana Teknis Rehabilitasi Sosial Bina Laras (UPT RSBL) Pasuruan Dinas Sosial (Dinsos) Jatim menggandeng SMK Kesehatan Sakinah untuk memberikan penyuluhan kesehatan kepada Penerima Manfaat (PM) penyandang disabilitas mental. Kegiatan bertema Pentingnya Kepatuhan Minum Obat dan Bahaya Merokok bagi Pengobatan Jiwa dan Kesehatan Secara Umum ini berlangsung di Aula Penerima Manfaat UPT RSBL Pasuruan, Rabu (29/7/2026).
Penyuluhan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran Penerima Manfaat mengenai pentingnya mengonsumsi obat secara teratur sesuai anjuran tenaga kesehatan. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman tentang dampak negatif kebiasaan merokok terhadap proses pemulihan gangguan jiwa maupun kesehatan secara umum.
Tim dari SMK Kesehatan Sakinah menyampaikan materi melalui metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab sehingga peserta dapat mengikuti penyuluhan secara aktif. Mereka diberikan penjelasan mengenai pentingnya kepatuhan menjalani terapi obat, risiko menghentikan pengobatan tanpa rekomendasi tenaga medis, serta bahaya kandungan zat beracun dalam rokok yang dapat merusak kesehatan paru-paru, jantung, pembuluh darah, hingga mempengaruhi efektivitas beberapa jenis obat psikiatri.
Kepala Seksi Pelayanan Sosial UPT RSBL Pasuruan, Ainun Jariyah, S.Kep., Ns., melalui Annisa Yuislami, S.Kep., Ners, mengatakan edukasi kesehatan merupakan bagian penting dari proses rehabilitasi sosial yang diberikan kepada Penerima Manfaat.
"Kepatuhan minum obat merupakan salah satu faktor utama yang mendukung keberhasilan rehabilitasi dan menjaga stabilitas kondisi kesehatan jiwa Penerima Manfaat. Melalui penyuluhan ini, kami berharap mereka semakin memahami pentingnya mengikuti anjuran tenaga kesehatan serta mulai mengurangi bahkan menghentikan kebiasaan merokok demi meningkatkan kualitas hidup. Kolaborasi dengan SMK Kesehatan Sakinah menjadi bentuk sinergi yang positif dalam mendukung pelayanan rehabilitasi sosial yang komprehensif," ujar Annisa.
Koordinator Penyuluhan SMK Kesehatan Sakinah, Asher Savero, menjelaskan materi disusun menggunakan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh seluruh peserta.
"Kami ingin memberikan pemahaman bahwa obat merupakan bagian penting dalam proses pemulihan sehingga harus diminum secara teratur sesuai petunjuk tenaga kesehatan. Kami juga mengajak Penerima Manfaat untuk mengenali dampak buruk merokok terhadap kesehatan tubuh maupun keberhasilan pengobatan. Harapannya, setelah mengikuti penyuluhan ini mereka semakin termotivasi untuk menerapkan pola hidup yang lebih sehat," katanya.
Selama kegiatan berlangsung, para Penerima Manfaat mengikuti penyuluhan dengan antusias. Mereka aktif mengajukan pertanyaan, berbagi pengalaman, dan berdiskusi mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama menjalani rehabilitasi.
Kolaborasi antara UPT RSBL Pasuruan dan SMK Kesehatan Sakinah ini diharapkan dapat memperkuat layanan rehabilitasi sosial melalui edukasi kesehatan yang berkelanjutan. Dengan meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya kepatuhan menjalani pengobatan dan penerapan pola hidup sehat, Penerima Manfaat diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup serta mencapai keberfungsian sosial secara optimal.(kuh/qal)





